Rabu, 30 April 2014

bismillah2
Saya beberapa kali menerima pesan baik berupa email, FB dan BBM bahkan di Whatsapp tentang sebuah informasi yang menyebutkan bahwa Hajar Aswad (batu hitam/Black Stone yang ada di dekat Ka’bah) merupakan superkonduktor dan menjadi penentu rotasi bumi.
Kutipan informasi tentang Hajar Aswad yang banyak di-copy paste para blogger (tanpa riset dahulu terhadap sumber) dan juga banyak beredar di email dan BBM (BlackBerry Messenger) adalah sebagai berikut :
Encyclopedia Americana menulis : “…Sekiranya orang2 Islam berhenti melaksanakan thawaf ataupun shalat di muka bumi ini, niscaya akan terhentilah perputaran bumi kita ini, karena rotasi dari super konduktor yg berpusat di Hajar Aswad, tdk lg memencarkan gelombang elektromagnetik.
Menurut hasil penelitian dari 15 Universitas : menunjukkan Hajar Aswad adalah batu meteor yg mempunyai kadar logam yg sangat tinggi, yaitu 23.000 kali dari baja yg ada.
Beberapa astronot yg mengangkasa melihat suatu sinar yg teramat terang mememancar dari bumi, dan setetlah diteliti ternyata bersumber dari Bait Allah atau Ka’bah. Super konduktor itu adalah Hajar Aswad, yg berfungsi bagai mikrofon yg sdg siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya.
Prof Lawrence E Yoseph – Fl Whiple menulis : “…Sungguh kita berhutang besar kpd orang Islam, shalat, tawaf dan tepat waktu menjaga super konduktor itu…”.
hajar-aswad
Hajar Aswad (Batu Hitam/Black Stone)
  1. Benarkah informasi tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan shahih ? atau hanya sekedar HOAX ?
  2. Pada halaman berapa dari Buku Encyclopedia Americana kutipan tersebut tercantum?
  3. Jika benar itu superkonduktor, dan apa hubungannya dengan rotasi bumi dan berfungsi bagai mikrofon yg sdg siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya?
  4. Bukti apa yang bisa ditunjukan bahwa tawaf dan sholat berhubungan dengan rotasi bumi? Bagaimana dengan planet lain diluar bumi ?
  5. Dari 15 Universitas yang melakukan penelitian tersebut, Universitas mana saja? Siapa penelitinya? Dimana Jurnal ilmiah tersebut bisa dibaca ?
  6. Karena artikel ini menyinggung masalah sains, haruslah mencantumkan nama peneliti yg bisa dihubungi, dan diumumkan hasil penelitian didepan para ilmuwan dan dibuatkan jurnal ilmiah. Dimana Jurnal ilmiah tersebut bisa dibaca ?
Dan nyatanya tidak ada satu pun postingan blog yang menjelaskan pertanyaan-pertanyaan di atas. Rata-rata hanya copy-paste secara berantai tanpa melakukan klarifikasi atas penelitian dan pernyataan tersebut. Bagi umat muslim kutipan artikel ini sangat menggembirakan seraya bagi pembaca nya pastilah akan mengucap kalimat “Subhanallah, Allahuakbar, Masyaallah” tidak ada salah nya memang ketika kita menemukan sesuatu yang “amazing” dan membuat diri kita merasa heran akan kebesaranNya.
Namun sebagai Muslim, kita musti kritis terhadap berita atau kutipan seperti diatas. Jangan sampai terjebak dalam kekaguman semata. Kita hendaknya check & recheck terhadap berita sebelum turut menyebarluaskan.
neil amstrong
Neil Amstrong
Jangan sampai kita terjebak seperti kejadian belasan tahun yang lalu, dimana sebuah kabar mengenai seorang astronot Amerika Serikat, Neil Armstrong menjadi mualaf usai mendengar suara adzan di bulan, ternyata dibantah oleh pria bersahaja itu. Armstrong menyatakan tidak pernah mendengar suara adzan ketika berada di bulan, apalagi mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai syarat masuk Islam. Bersama dua rekannya Buzz Aldrin dan Michael Collins, Armstrong disebut-sebut sukses mendarat dan berhasil menjejakan kaki di bulan. Lewat misi Apollo 11, trio astronot NASA itu mencatatkan namanya di buku-buku sejarah sebagai manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan tersebut. Tapi, dibalik kesuksesan tersebut, ada cerita yang masih menyisakan misteri, yakni kisah Armstrong menjadi muslim setelah mendengar suara adzan saat berada di orbit bumi.
Entah dari mana kabar bila sekembali dari bulan Armstrong langsung menjadi umat Nabi Muhammad SAW. Apalagi sepanjang hidupnya, Armstrong terkenal sebagai seorang yang tertutup kepada media. Tapi dugaan ia menjadi muslim berawal ketika Armstrong mengunjungi Mesir pada 1970.
Sayangnya, ayah tiga anak itu tidak mengklarifikasi kabar tersebut. Armstrong tidak membenarkan atau menyanggah kabar tersebut. Sejumlah media, seperti answering-islam.org, Jurnal Arabia, dan wiki-islam menulis berita kontroversi Armstrong masuk Islam adalah hoax alias cerita bohong. (http://www.republika.co.id  tgl 29-08-2012).
ka'bah banjir2
Ka’bah kebanjiran, 1941
Barangkali banyak orang belum tahu. Kabah yang menjadi kiblat umat Islam ternyata pernah dilanda banjir pada 1941 setelah hujan deras mengguyur Kota Makkah, Arab Saudi. Situs wikiislam.net melaporkan air setinggi 152 sentimeter menggenangi kompleks Masjid Al-Haram, termasuk Kabah. Musibah itu lantaran sistem pembuangan air belum bagus, apalagi Makkah berada di tengah lembah dikelilingi bukit-bukit batu.
Tidak diketahui berapa jumlah jamaah haji waktu itu. Mungkin tidak banyak sebab pada 1920-an peziarah terus menurun. Pada 1922, jumlahnya 56 ribu orang.
Banjir juga merendam Kabah di masa Khalifah Umar bin Khattab. Bencana itu merusakkan dinding batu yang direkatkan dengan lumpur dan tanah. Sekarang bangunan setinggi 13,1 meter itu diperkuat semen.
Hal yang membuat kita ragu adalah, pada saat itu sedikit ada orang tawaf, atau mungkin tidak ada orang thawaf pada jam-jam tertentu lalu apakah rotasi bumi berhenti? ternyata tidak dan Ka’bah beserta Hajar Aswad yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS; apakah sebelum Nabi Ibrahim AS bumi tidak ber-rotasi ? nyatanya bumi tetap ber-rotasi sesuai Ketentuan Allah dan Kehendak Allah.
Saya kutipkan, semoga bisa jadi referensi
Beberapa sifat dasar Hajar Aswad, seperti diketahui pada tahun 950 saat Gubernur Makkah Abdullah ibn Akim menguji batu-batu yang diduga Hajar Aswad yang dicuri sekte Ismailiyah Qaramithah 22 tahun sebelumnya, adalah terapung di air dan tidak pecah/terpanaskan meskipun dibakar di nyala api. Terapung di air menandakan densitas (massa jenis) Hajar Aswad lebih kecil dibanding densitas air, sehingga densitas Hajar Aswad kurang dari 1 gram/cc. Sementara tidak terpanaskan tatkala dibakar menunjukkan konduktivitas termal Hajar Aswad rendah dan tidak pecah akibat panas menunjukkan kekuatannya (daya ikat antar penyusunnya) cukup tinggi.
Sifat lainnya, sebagaimana dipaparkan geolog Farouk el-Baz tatkala menunaikan ibadah haji, adalah tingkat kekerasannya yang tinggi (minimal skala Mohs 7 atau setara batu permata). Sifat lainnya lagi adalah warnanya yang putih susu, sebagaimana dipaparkan sejarawan Muhammad ibn Nafi al Khaza’i yang menyaksikan langsung kondisi Hajar Aswad menjelang restorasi Sultan Murad al-Utsmani di tahun 1631.
Sementara meteorit yang ditemukan di Bumi, selalu memiliki densitas lebih dari 1 gram/cc. Meteorit batuan memiliki densitas antara 2 – 4 gram/cc, sementara meteorit besi jauh lebih besar yakni 7,8 gram/cc. Termasuk ke dalam meteorit batu misalnya meteorit palasit, yang unik karena tersusun dari kumpulan kristal berwarna putih susu dan jarang dijumpai. Densitas meteorit yang terkecil yang pernah ditemukan adalah 1,8 gram/cc yakni dari meteorit Tagish Lake yang jatuh di Kanada pada 18 Januari 2000. Tidak ada meteorit yang memiliki densitas lebih kecil dari 1 gram/cc. Selain itu, ketahanan dan kekerasan meteorit berbanding lurus dengan densitasnya. Sehingga jika Hajar Aswad adalah meteorit, dengan kekerasan Mohs 7 maka setidaknya ia harus memiliki densitas di atas 5 gram/cc, satu hal yang tak nyata karena di sisi lain akan menyebabkannya tenggelam ketika ditaruh di air.
Hajar Aswad semula dikira mineral olivine monolitik dalam meteorit palasit. Namun ciri-ciri keduanya sangat berbeda.
meteorit2
Jatuhnya Meteor dari angkasa
Hajar Aswad sebagai superkonduktor yang mempengaruhi rotasi bumi tidak jelas sumbernya dan patut dipertanyakan.
Anggapan bahwa Hajar Aswad sebagai meteorit terbantahkan oleh seorang pakar geologi Indonesia. Dalam blog-nya Pak Rovicky tampaknya senada seperti yang ditulis oleh Pak Ma’rufin Sudibyo bahwa Hajar Aswad bukanlah batu meteor. Kutipan tulisan Pak Ma’rufin Sudibyo bisa dilihat di http://kafeastronomi.com/hajar-aswad-batu-meteor-hoax.html
Kesimpulannya Hajar Aswad sebagai batu meteorit adalah Hoax!
meteorit
Contoh Batuan Meteorit
Benarkah Hajar Aswad, yg berfungsi bagai mikrofon yg sdg siaran dan jaraknya mencapai ribuan mil jangkauan siarannya ?
radio HF
Stasiun Radio Malabar, 1923
satelit
Stasiun Bumi
Sebuah perangkat komunikasi yang berfungsi sebagai Pemancar (Transmiter) haruslah membutuhkan catuan (sumber energi). Apakah catuan itu berupa Arus Bolak-Balik (AC) maupun Arus Searah (DC). Dan untuk bisa memancarkan hingga ribuan mil dengan media perantara udara/angkasa dibutuhkan catuan yang cukup besar.
Perangkat yang pernah digunakan manusia untuk mengirimkan gelombang dengan jarak ribuan mil adalah perangkat HF yang bekerja pada HF (High Frequency : 3 – 30 MHz, 10 – 100 m) dengan memanfaatkan lapisan atmosfir sebagai pantulan-pantulannya (Sky Wave). Di dunia broadcast dikenal dengan siaran SW (Short Wave), seperti BBC, VOA, Radio Australia (era1980-an). Tapi sekarang relative jarang broadcasting yang memanfaatkan frekwensi ini. Di jaman penjajahan Belanda, Dayeuh Kolot Bandung pernah mempunyai perangkat ini pindahan dari Radio Malabar untuk komunikasi ke Madagaskar dan Negeri Belanda. Dengan catuan 2,400 KiloWatt (KW). Spektakuler besarnya.
Yang kedua adalah Komunikasi satelit. Jaraknya bisa mencapai 36,000 Km dari Stasiun Bumi ke Satelit. Dengan catuan 100 Watt, bekerja di Frekwensi 4 Ghz untuk downlink dan 6 GHz untuk Uplink.
Yang menjadi pertanyaan adalah :
  1. Berapa Watt yang dibutuhkan oleh Hajar Aswad untuk memancarkan siarannya?
  2. Jenis catuan apa yang digunakan untuk memancarkan siarannya?
  3. Pada frekwensi berapa Hajar Aswad bekerja ?
Sampai saat ini belum ada penelitian untuk itu dan Batu Hitam Hajar Aswad bukan perangkat telekomunikasi.
Dalam tataran keimanan, kita meyakini bahwa Hajar Aswad saat turun dari surga adalah batu yaqut dari sekian banyak batu yaqut yang berada di sana. Kemudian dihadirkan pada Nabi Ibrahim AS agar dia meletakkannya di salah satu rukun (sendi atau sudut) Ka’bah. Lalu, Rasulullah SAW mengambilnya dengan tangannya yang mulia dan meletakkanya di tempatnya semula saat dilakukan rehabilitasi Ka’bah oleh orang-orang Quraisy. Kemuliaan keutamaannya semakin bertambah karena Rasulullah SAW menciumnya sebagaimana yang dilakukan oleh para nabi sebelumnya.
Musafi bin Syaibah berkata, “Aku mendengar Abdulah bin Amru bin Ash radhiallahu ‘anhu berkata: ‘Aku bersaksi dengan nama Allah! (sambil meletakkan anak jarinya di telinga) aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,‘Sesungguhnya Hajar Aswad dan Maqam adalah dua buah batu di antara batu-batu Yaqut (batu mulia) di surga, yang dihilangkan oleh Allah cahayanya, andaikan Allah tidak menghilangkan cahayanya, niscaya sinarnya menerangi antara timur dan barat’.”
Dalam Shahih Bukhari juga disebutkan bahwa Umar bin Khathab mendatangi Hajar Aswad dan menciumnya. “Sesungguhnya, aku tahu bahwa engkau hanyalah batu biasa yang tidak memberikan manfaat dan mudharat. Andaikata aku tidak melihat Rasulullah menciummu, niscaya aku tidak akan pernah menciummu,” .
hajar aswad
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda : “Hajar Aswad diturunkan dari surga, dahulu ia berwarna lebih putih dari susu namun berubah menjadi hitam lantaran dosa anak-cucu Adam” (sunan At-Tirmidzi dalam kitab Al-Hajj bab III/226, ia berkata ini hadits hasan shohih, dishohihkan Ibnu Khuzaimah (IV/220)).
Semoga kita bisa menerapkan sikap kehatian-hatian (wara’i) untuk memeriksa dan membuktikan berita-berita yang kita anggap ”amazing”. Tetapi sebenarnya adalah HOAX.
Wallahu ’alam bissawab
Penyusun : DioN Erbe
Referensi :
  1. http://rovicky.wordpress.com/2011/11/18/hajar-aswad-batu-apakah-kalau-bukan-batu-meteor/
  2. http://kafeastronomi.com/hajar-aswad-batu-meteor-hoax.html
  3. Sudibyo. 2012. Ensiklopedia Fenomena Alam dalam al-Qur’an, Menguak Rahasia Ayat-Ayat Kauniyah. Surakarta: Tinta Medina, dalam Bab 5: Gunung Berapi
  4. (Sudibyo. 2012. Sang Nabi pun Berputar, Arah Kiblat dan Tata Cara Pengukurannya. Surakarta: Tinta Medina, dalam Bab 1: Ka’bah) 
hoax

Tak sedikit tempat di dunia yang ditinggalkan penghuninya. Tempat tersebut sekarang mirip kota mati, hawa misterius seperti menggantung di udara. Itulah yang tergambar dari bekas tempat singgah manusia yang titinggal oleh pemiliknya.
Seram, kumuh, berbau dan rusak kiranya yang terlihat di tempat singgah terseram didunia tersebut. Jika terdengar kata seram ditempat itu tentunya tidak lepas dari mitos-mitos yang beredar di masyarakat setempat yang katanya pernah terjadi suatu peristiwa yang menyeramkan.
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi mengenai 5 bekas tempat singgah terseram didunia yang memiliki kisah-kisah tersendiri yang menjadikan tempat tersebut semakin melegenda di masyarakat setempat hingga saat ini.
Dibawah ini adalah artikel mengenai 5 bekas tempat singgah terseram didunia yang dikutip dari didunia.net

1. San-Zhi, Taiwan

Pada tahun 1978, pemerintah Taiwan memberi subsidi untuk pembangunanrumah-rumah futuristik yang akan digunakan untuk tempat peristirahatan musim panas. Namun investasinya habis bahkan sebelum proyek ini selesai. Perusahaan yang membangun San-Zhi, nama komplek rumah tersebut, pun bangkrut.

2. Shicheng, China

Bekas tempat singgah terseram didunia kali ini yaitu Shicheng, yang berarti ‘Lion City’ atau Kota Singa berada di bawah air. Tepatnya tenggelam di bawah permukaan Danau Qiandao, China. Tenggelamnya kota ini terjadi pada 1959, salah satunya karena pembangunan Xin’an River Hydropower Station.
Jadilah Kota Shicheng sepenuhnya tenggelam di bawah permukaan danau .Meski tenggelam tahun 1950-an, kota ini kira-kira berusia 1.400 tahun.Shicheng juga menjadi bukti kekayaan bangsa China kuno.

3. Fatehpur Sikri, India

Fatehpur Sikri dirancang oleh Raja Akbar sebagai kota paling indah di dunia .Pembangunan kota ini memang rampung, bangunan-bangunan indah pun tersebar. Namun ada satu hal yang luput dari perhatian sang Raja: ketersediaan air.
Saat warga menyadari kondisi kekurangan air, mereka pun perlahan meninggalkan Fatehpur Sikri. Ibukota Dinasti Mughal ini pun terbengkalai hanya 10 tahun usai semuanya rampung.

4. Craco, Italia

Bekas tempat singgah terseram didunia berikutnya yaitu kota Craco berada di Basilicata, Italia. Pada tahun 540, orang Yunani menempati kota ini dan membangun beberapa gedung . Antara lain penjara, universitas, dan alun-alun.
Namun karena kondisi lahan pertanian yang kering dan adanya gempa bumi, Craco pun mulai ditinggalkan penduduk. Kota ini terbengkalai total pada 1959-1972, karena adanya longsor. Craco masih terbengkalai sampai sekarang, namun menjadi tempat syuting beberapa film salah satunya ‘The Passion of the Christ’.

5. Deception Island, Antartika

Deception Island adalah pulau mungil yang jadi tempat perhentian para nelayan di Antartika. Pulau ini juga jadi tempat singgah para ilmuwan yang ingin meneliti beragam hal seputar Kutub Selatan.
Namun pada 1960-an, terjadi beberapa letusan gunung berapi di Deception Island. Kini pulau itu pun terbengkalai, meski turis masih bisa melihat sisa-sisa bangunan dan kolam sumber air panas.
beppu-jigoku-3
Jika berencana untuk melakukan perjalanan wisata ke Jepang, mungkin Anda harus memasukkan kota Beppu dalam daftar tempat wisata yang perlu Anda kunjungi. Kota Beppu adalah sebuah kota di prefektur Oita di pulau Kyushu, Jepang, yang terkenal dengan sumber air panas yang unik dan visual yang menakjubkan dan merupakan salah satu dari tiga besar hot springs (air panas) di Jepang. Yang menarik adalah sumber air panas di kota Beppu ini dikatakan terlalu panas untuk dijadikan sumber onsen karena memiliki temperatur berkisar 50-99,5 derajat Celcius (122-210 derajat Fahrenheit) sehingga dijuluki sebagai “sembilan neraka Beppu“.
Apa saja sembilan “neraka” tersebut ? Simak artikel berikut ini yang dikutip dari berjambang.blogspot.com
1.Umi Jigoku (laut neraka)
Salah satu kolam paling indah di Beppu, Umi Jigoku memiliki kolam air dengan warna yang menyerupai laut. Memiliki kedalaman 120 meter dengan temperatur 90 derajat Celcius.
2.Oniishibozu Jigoku (kepala gundul neraka)
Dinamai demikian karena karena gelembung-gelembung lumpur yang muncul menyerupai kepala biksu Buddha yang dicukur.
3.Shiraike Jigoku (kolam putih neraka)
Sesuai namanya, kolam yang satu ini memiliki air yang berwarna putih dengan air yang mendidih. Warna putih dari kolam ini disebabkan oleh kelebihan kalsium.

4.Yama Jigoku (gunung neraka)
Lumpur-lumpur banyak tersembur dari tempat ini sehingga lumpur-lumpur tersebut berubah menjadi gunung kecil beruap yang dikelilingi oleh banyak kolam-kolam kecil.
5.Kamado Jigoku (panci masak neraka)
Merupakan sebuah kumpulan kolam panas mendidih yang menampilkan patung setan merah terang sebagai juru masaknya. Di “neraka” ini, para pengunjung dapat meminum air panasnya, menikmati air panasnya di tangan dan kaki, menghirup uap air panas dan mencoba berbagai makanan ringan dimasak atau dikukus dengan air panas ini.
6.Oniyama Jigoku (gunung iblis neraka)
 
Dikatakan sebagai rumah bagi sekitar 100 buaya neraka.
7.Kinryu Jigoku (naga emas neraka) 
Dihiasi dengan sebuah patung naga (yang tidak berwarna emas) dengan uap yang keluar dari mulut.
8.Chinoike Jigoku (kolam darah neraka)
 
Merupakan “neraka” yang paling populer dan yang paling fotogenik dibandingkan “neraka-neraka” lainnya. Warna merah dihasilkan dari mineral besi dalam jumlah banyak.
 9.Tatsumaki Jigoku (semburan neraka)
 
Tatsumaki Jigoku sebenarnya merupakan geyser mendidih yang menyemburkan air panas ke udara setiap 30 menit dengan tinggi semburan bisa mencapai 20 meter.
Nah apakah Anda tertarik untuk mengunjungi “neraka” ini suatu saat ?